jogja.jpnn.com, SLEMAN - Sampah menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sleman selama perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Pemerintah Kabupaten Sleman mengeluarkan surat edaran agar masyarakat bisa mengurangi jumlah sampah dan melakukan pemilahan secara mandiri.
Salah satu imbauan tersebut mendorong masyarakat menggunakan wadah yang bisa digunakan kembali, menghindari penggunaan kantong plastik hingga membeli makanan secara tepat agar tidak menimbulkan sampah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman Sugeng Riyanta mengatakan potensi timbulan sampah saat Idulfitri hampir sama dengan tahun lalu.
"Lebaran tahun lalu ada peningkatan sebesar 26,85 persen. Prediksi tahun ini kemungkinan hampir sama," kata Sugeng, Kamis (19/3).
Untuk menghadapi lonjakan timbulan sampah, pihaknya akan memaksimalkan daya tampung tiga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).
"Kebutuhan armada untuk menghadapi lebaran masih mencukupi. Akan kami optimalkan pelayanan dan pengangkutan ke tempat pengolahan di tiga TPST," katanya.
Selain itu, masyarakat diminta untuk aktif memilah dan mengolah sampah dari rumah tangga.

















































