3 Calon Pengelola Koperasi Nelayan Meninggal Saat Latihan Dasar Militer

5 hours ago 14

3 Calon Pengelola Koperasi Nelayan Meninggal Saat Latihan Dasar Militer

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat jumpa pers di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026). ANTARA/Walda Marison

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menginformas kabar meninggalnya satu peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) saat latihan dasar militer (latsarmil).

Kepala Biro Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyebut korban meninggal dunia atas nama Novia Rahmadhani Sihotang, seorang peserta program SPPI KNMP 2026.

"Atas nama Novia Rahmadhani Sihotang yang mengikuti pendidikan di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta,” kata Rico melalui layanan pesan, Rabu (24/6).

Dia mengatakan Novia pada Senin (22/6) sebenarnya mengalami gangguan kesehatan dan sempat ditangani tim kesehatan satuan.

Rico mengatakan Novia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Esnawan Antariksa setelah rekomendasi medis.

Dia melanjutkan Novia selama di rumah sakit telah menerima penanganan medis intensif, tetapi nyawa yang bersangkutan tidak tertolong.

"Ya, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia pada 23 Juni 2026,” ujar Rico. 

Dia mengatakan peserta latsarmil telah melalui tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku sebelum ikut kegiatan. Termasuk di antaranya pemeriksaan kesehatan.

Satu peserta program SPPI Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia saat latihan dasar militer (latsarmil) pada 23 Juni 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |