jpnn.com, BANDA ACEH - Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah memastikan keamanan dan kenyamanan terhadap investor yang berinvestasi di Aceh dan menepis semua isu miring tentang Aceh di tengah adanya temuan gas di South Andaman oleh Mubadala Energy.
“Saya perlu menjamin itu untuk menepis isu-isu miring tentang Aceh. Jika perlu setiap investor silahkan ke Polda Aceh untuk memastikan sendiri,” kata Marzuki dalam keterangannya, di Banda Aceh, Rabu.
Penegasan ini disampaikan Marzuki menanggapi pertanyaan mengenai keamanan investasi di Aceh yang muncul dalam rapat terkait revisi Plane of Development (PoD) atau dokumen perencanaan pengelolaan gas blok Andaman bersama pemerintah Aceh serta stakeholder lainnya.
Mengenai keamanan di Aceh juga sudah terbukti sebagai yang terbaik di Sumatra. Catatan Aceh paling aman tersebut berdasarkan beberapa data yang diterbitkan oleh Indeks Demokrasi dan Keamanan Sosial (IDSD) 2025, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta skor dari Goodstats.
Kapolda menyatakan keamanan dan kenyamanan di Aceh sudah terbukti secara fakta dan data. “Tak perlu meragukannya. Polda Aceh mendukung program pembangunan pemerintah Aceh,” ujar Kapolda Aceh.
Sebagai informasi, saat ini pemerintah Aceh sedang menyiapkan revisi PoD terkait skema pengelolaan temuan lapangan gas Tengkulo South Andaman (blok Andaman) oleh Mubadala Energy untuk kemudian dibahas bersama SKK Migas.
Revisi PoD proyek lapangan gas Tengkulo South Andaman ini untuk disesuaikan dengan arah pembangunan Aceh sesuai dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh
Revisi PoD ini, dilakukan karena pemerintah Aceh menginginkan skema penyaluran gas dan kondensat langsung ke darat (onshore pipelining) kemudian diproses dengan memanfaatkan fasilitas KEK Arun, Lhokseumawe.





















































