jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Persaingan di puncak klasemen Grup Dua Pegadaian Championship 2025/2026 makin memanas.
Memasuki pekan ke-12, PSS Sleman sebagai pemuncak klasemen harus menjaga fokus total mengingat hanya berjarak satu dan tiga poin dari pesaing terdekat, PS Barito Putera dan Persipura Jayapura.
Menghadapi tekanan ini Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menyoroti perkembangan positif dalam kedalaman skuat Super Elja.
Menurutnya, situasi kompetisi yang ketat justru menuntut tim untuk terus meningkatkan kinerja dan di sinilah peran penting pemain pelapis terlihat.
Seusai latihan di Lapangan Pakembinangun Sleman pada Kamis (20/11), Ansyari Lubis menilai bahwa tidak adanya dominasi tim yang kuat membuat setiap pertandingan menjadi penuh tekanan.
Situasi ini mendorong mereka meningkatkan kualitas pemain, baik di sesi latihan maupun pertandingan.
"Artinya, kinerja tim harus terus meningkat di sesi latihan. Inilah pentingnya setiap pemain meningkatkan kualitas di sesi latihan yang menjadi dasar penilaian pelatih dalam membentuk komposisi pemain untuk pertandingan," kata pelatih yang akrab disapa Uwak ini.
Lebih lanjut, ia memuji perkembangan kedalaman skuat PSS. Beberapa pergantian pemain yang dilakukan tim pelatih terbukti mampu memberikan dampak besar bagi PSS dalam menghadapi laga-laga sulit.



















































