jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menyebut Israel seperti tak tersentuh hukum karena tak juga disanksi setelah negara Zionis itu menyerang pasukan perdamaian di Lebanon.
"Aksi penyerangan tentara Israel terhadap pasukan perdamaian PBB menunjukkan mereka merasa berdiri di atas hukum," kata Said melalui keterangan persnya, Sabtu (4/4).
Adapun, serangan Israel mengakibatkan delapan prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon menjadi korban.
Tiga dari delapan korban dinyatakan meninggal dunia, sedangkan lima sisanya masih menjalani perawatan medis di Lebanon.
Said mengatakan dunia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seolah tak kuasa menahan kejahatan kemanusiaan yang di lakukan oleh Israel.
"Tragedi berulang yang dilakukan oleh Israel ini seolah mendapatkan impunitas, seperti halnya mereka melakukan kejahatan kemanusiaan di Gaza, Palestina," kata dia.
Said mengatakan tragedi gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian seharusnya menjadi momentum dunia untuk tegas ke Israel.
"Bertindak lebih tegas dan nyata terhadap Israel sebagai pembuktian organisasi ini masih berfungsi," katanya.




















































