jateng.jpnn.com, INGGRIS - Empat klub Premier League atau Liga Inggris harus berurusan dengan UEFA setelah dinyatakan melanggar regulasi keuangan yang berlaku untuk kompetisi Eropa.
Aston Villa, Chelsea, Newcastle United, dan Nottingham Forest sama-sama dijatuhi sanksi berupa denda karena tidak memenuhi ketentuan keberlanjutan finansial.
Dari seluruh klub yang terkena hukuman, Aston Villa menerima sanksi paling besar. Klub asal Birmingham itu didenda 22,5 juta euro atau sekitar Rp430 miliar.
Namun, sebagian besar nilai tersebut ditangguhkan dan baru akan berlaku jika klub gagal memenuhi target kepatuhan dalam beberapa tahun ke depan.
Tak hanya denda, Villa juga terancam menghadapi pembatasan dalam pendaftaran pemain baru untuk Liga Champions musim depan. UEFA disebut akan mengumumkan rincian sanksi tersebut dalam waktu dekat.
Chelsea juga masuk daftar klub yang dihukum. The Blues dikenai denda 3 juta euro, dengan sebagian nilai hukuman ditangguhkan bergantung pada kepatuhan mereka terhadap aturan yang telah disepakati.
Nasib serupa dialami Nottingham Forest yang harus membayar 2,5 juta euro. Sementara Newcastle United menerima denda 3 juta euro karena dua pelanggaran sekaligus, yakni terkait rasio biaya skuad dan aturan pendapatan sepak bola UEFA.
Dalam penjelasannya, UEFA menyebut Aston Villa dan Chelsea sebenarnya sudah berada dalam pengawasan sejak musim sebelumnya.


















































