bali.jpnn.com, DENPASAR - Kepala PPN Pengambengan Kartono mengatakan ada lebih dari 700 kapal ikan nelayan akan dipindah secara bertahap ke Jembrana.
Pemindahan akan dilakukan pada 2027 sebelum Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) Pelabuhan Benoa beroperasi penuh pada 2028.
“Sesuai dengan rencana di akhir bulan ini kontraknya, kemudian groundbreaking ini nanti di minggu ketiga bulan Agustus.
Kemudian untuk memindahkan kapal yang ada di sini sesuai dengan rencana nanti di 2027, seiring dengan fasilitas yang terbangun sudah siap,” kata Kartono dilansir dari Antara.
Dengan jadwal ini, maka diperkirakan pada saat marina beroperasi seluruh kapal ikan beserta kantor perusahaannya sudah pindah ke PPN Pengambengan, Jembrana.
Disinggung soal respons pemilik perusahaan dan nelayan, Kartono memastikan sosialisasi sudah berjalan sejak lama dan mereka mengaku siap direlokasi.
“Ini hanya fasilitas pelabuhan yang dipindahkan, sementara area tangkap masih tetap sama,” ujar Kartono.
Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY memastikan relokasi kapal ikan di Pelabuhan Benoa, Bali, akan segera dilakukan.



















































