Sudah Serahkan Rp 50 Juta, Bangun Dapur SPPG Rp 900 juta, tetapi Kena Tipu

5 hours ago 14

Sudah Serahkan Rp 50 Juta, Bangun Dapur SPPG Rp 900 juta, tetapi Kena Tipu

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sejumlah petugas SPPG menyiapkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ilustrasi Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, TULUNGAGUNG - Polisi mendalami aduan dugaan penipuan terkait pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tulungagung yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Andi Wiranata Tamba di Tulungagung, Selasa, mengatakan penyidik telah menerima aduan masyarakat dan masih melakukan pengumpulan bahan keterangan.

"Kami menerima aduan terkait dugaan penipuan pendirian dapur SPPG. Saat ini masih dalam tahap pendalaman," katanya.

Menurut Andi, aduan tersebut menyebutkan nama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin sebagai pihak yang diadukan. 

Namun, penyidik masih mengumpulkan keterangan untuk menentukan ada atau tidaknya unsur tindak pidana.

Penyidik telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Salah seorang saksi berinisial E belum memenuhi panggilan penyidik.

Berdasarkan keterangan pelapor, yang bersangkutan dijanjikan lokasi pendirian dapur SPPG di Desa Mangunsari, Kecamatan Kedungwaru.

Pelapor juga mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp 50 juta serta membangun dapur SPPG dengan biaya sekitar Rp 900 juta.

Polisi mendalami aduan dugaan penipuan pendirian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |