jateng.jpnn.com, SEMARANG - Bersih-bersih sampah mulai dimasifkan di Kota Semarang, Jawa Tengah. Istilah korve yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto ini juga dilakukan serentak di 35 kabupaten/ kota se-Jawa Tengah.
Di Kota Semarang, bersih-bersih lingkungan dilakukan di Kali Tawangmas, Kecamatan Semarang Barat. Selain itu juga ada aksi penanaman pohon tabebuya di sekitar aliran sungai.
Dua ekskavator diterjunkan untuk mengeruk sampah dan sedimentasi sungai ke sejumlah truk yang disediakan.
Setelah itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti melaporkan hasil korve lingkungan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah via platform telekonferensi.
“Hari ini kami mengikuti kegiatan Gubernur dan Pak Wagub serentak di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Kebetulan jadwal kami di Kelurahan Tawangmas, jadi kami buka tempat untuk zoom meeting di sini,” ujarnya dalam Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Selasa (24/2).
Agustina mengatakan kegiatan kali ini merupakan yang kelima kalinya digelar. Tiga di antaranya difokuskan di Kali Semarang yang selama ini dinilai memiliki persoalan sedimentasi cukup tinggi.
Selain sedimentasi, persoalan sampah juga masih menjadi tantangan. Sampah yang dibuang masyarakat, baik dari wilayah hulu maupun dari bantaran sungai, kerap memperparah kondisi aliran air.
“Masih ditambah sampah-sampah yang dibuang oleh masyarakat, baik dari hulu maupun dari kanan-kiri,” ujarnya.

















































