kalsel.jpnn.com, KANDANGAN - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) memberikan beasiswa pendidikan kepada anak-anak terdampak kekerasan dalam pendampingan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI).
Bupati HSS Syafrudin Noor menyampaikan beasiswa ini sebagai perhatian pemerintah daerah yang didukung LPAI dan PT Bayan Resources untuk program peduli bagi anak-anak yang terdampak kekerasan, baik dalam rumah tangga maupun lainnya.
Anak-anak yang dibantu dengan latar belakang beragam, yakni tingkat SD, SMP dan SMA atau sederajat yang berasal dari keluarga kurang mampu serta terdata dalam pendampingan KPAI pada 2026.
Jumlah bantuan beasiswa pendidikan bagi tingkat SD sebesar Rp 3 juta, untuk tingkat SMP Rp 5 juta dan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar Rp 7 juta.
"Bantuan ini disalurkan dua kali dalam setahun, setiap enam bulan atau per semester, dan dapat berlanjut berdasarkan hasil evaluasi LPAI," ujarnya.
Dia menyampaikan penghargaan kepada pihak LPAI yang bekerja sama dengan Bayan Peduli atas kontribusi nyata dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus di daerahnya.
Menurut dia, anak-anak adalah tanggung jawab bersama. Mereka tetap berhak mendapatkan pendidikan yang layak, meskipun sedang menghadapi ujian berat dalam hidupnya, tidak boleh membiarkan masa depan mereka terhenti karena keadaan.
Dia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS untuk terus memberikan perlindungan dan pendampingan kepada anak korban kekerasan, termasuk memastikan mereka dapat melanjutkan pendidikan tanpa hambatan.

















































