jpnn.com, MAKASSAR - Patra Niaga bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meningkatkan kapasitas pelayanan dan mengatur penyaluran BBM Subsidi di lapangan untuk mengurai antrean BBM subsidi di Kota Makassar.
Sejumlah upaya telah dilakukan, antara lain penambahan operator dan jalur pelayanan BBM Subsidi di sejumlah SPBU, pengoperasian 25 SPBU selama 24 jam, serta penambahan titik penyaluran melalui SPBU Modular di Center Point of Indonesia (CPI).
Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk menambah kapasitas pelayanan sekaligus memberikan alternatif titik pengisian bagi masyarakat.
Selain langkah yang telah dilakukan, sejumlah upaya masih terus berjalan dan dioptimalkan.
Pengoperasian SPBU selama 24 jam, penambahan operator dan jalur pelayanan, serta operasional SPBU Modular di CPI terus dipantau untuk memastikan kapasitas tambahan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Pengaturan sistem ganjil-genap juga masih diterapkan sesuai ketentuan untuk membantu menjaga kelancaran dan ketertiban pelayanan di SPBU.
Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Okky Aditya Wibowo mengatakan semakin landainya antrean di mayoritas SPBU merupakan hasil dari sinergi dan evaluasi yang terus dilakukan bersama Pemerintah Daerah.
“Dari total 45 SPBU di Kota Makassar, lebih dari 35 SPBU atau sekitar 80 persen sudah menunjukkan kondisi antrean yang semakin kondusif. Waktu tunggu masyarakat juga semakin singkat. Berbagai langkah yang telah kami lakukan masih terus berjalan dan kami optimalkan bersama Pemerintah Daerah agar kondisi pelayanan BBM Subsidi terus membaik,” ujar Okky.






















































