jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pihak KMP Virgo Transport 8 memberikan penjelasan terkait kabar usia kapal yang diduga menjadi penyebab hilangnya kontak dalam rute Surabaya-Banyuwangi, Minggu (13/9).
Diketahui, dalam situs Vessel Diesel tertulis KMP Virgo Transport 8 dibuat sekitar 1987 atau sudah berusia 39 tahun. Kapal tersebut memiliki nomor IMO 8625179 dan MMSI 525110543.
Di sisi lain, kapal dengan bendera Indonesia tersebut memiliki panjang 119 meter dan lebar 21,01 meter, sedangkan untuk ukuran tonase kotornya atau Gross Tonnage sebesar 4277.
Merespons itu, General Manager PT Virgo Karya Shipping Yoel Rihi mengatakan usia kapal tidak menjadi patokan penyebab kecelakaan. Terutama pihaknya juga sudah melakukan perbaikan.
“Kapal ini jangan diperlakukan seperti manusia, barang organik makin tua makin jelek. Kapal itu mesin bisa di re-build, di-tuning up lagi, plat yang tipis bisa di-double,” kata Yoel di kantornya, Senin (14/9).
Selain itu, Yoel menekankan pihaknya sudah menyesuaikan KMP Virgo Transport 8 sesuai standar pelayaran. Sebab, perusahaan juga takut memberangkatkan kapal tidak layak.
"Kami enggak mungkin berani memelayarkan kapal yang tidak sesuai dengan perundang-undangan. Banyak penyesuaian yang perlu dilakukan, sudah sesuai standar, maka kita bisa putuskan kapal itu siap berlayar," jelasnya.
Yoel mengungkapkan terkait penyebab kecelakaan kapal tersebut diduga karena cuaca buruk. Hal tersebut dibuktikan dengan pengecekan ketinggian gelombang di lapangan.



















































