jabar.jpnn.com, CIREBON - Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menegaskan bahwa pemenuhan alokasi wajib untuk sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
Fokus tersebut diambil untuk menjaga kualitas layanan dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengatakan prioritas itu telah disampaikan dalam rapat paripurna bersama DPRD pada agenda persetujuan Rancangan APBD 2026.
Ia menegaskan bahwa pemenuhan anggaran di dua sektor tersebut merupakan kewajiban pemerintah daerah.
“Dua hal tersebut menjadi prioritas, dan kami sudah sampaikan dalam rapat paripurna bersama legislatif pada agenda persetujuan Rancangan APBD 2026,” kata Edo di Cirebon, Sabtu.
Ia menjelaskan bahwa proses pembahasan anggaran, mulai dari KUA-PPAS hingga persetujuan rancangan peraturan daerah, berlangsung intensif melalui kerja komisi dan rapat penyelarasan bersama pihak eksekutif.
Setiap masukan dari DPRD, kata dia, menjadi bagian penting dalam menyempurnakan struktur anggaran agar lebih efisien dan tepat sasaran.
“Saat ini, seluruh tahapan dapat kami selesaikan tepat waktu sesuai ketentuan perundang-undangan berkat kolaborasi dengan DPRD,” ujarnya.




















.jpeg)






























