jpnn.com - JAMBI - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo atau M 5,1 terjadi di Sarolangun, Jambi, Senin (19/1) sekitar pukul 18.02 WIB.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tektonik M 5,1 itu tidak berpotensi tsunami.
BMKG meng-update bahwa hasil analisis menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update magnitudo M 4,8.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,65 derajat lintang selatan (LS) dan 102,14 derajat bujur timur (BT), atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Sarolangun, Jambi, pada kedalaman 169 kilometer.
Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis lindu menengah akibat adanya deformasi batuan dalam kerak bumi.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust).
Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kota Bengkulu dan Bengkulu Utara dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
Dia mengatakan bahwa hingga pukul 18.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).






















































