Arus Balik Lancar Terkendali, 651.195 Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Jawa

6 hours ago 20

Arus Balik Lancar Terkendali, 651.195 Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Jawa

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Dirut ASDP Heru Widodo saat meninjau kelancaran arus balik mudik Lebaran 2026. Foto: Dokumentasi ASDP

jpnn.com, BAKAUHENI - Arus balik Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan tren yang semakin terkendali dengan mayoritas pemudik telah kembali ke Pulau Jawa.

Secara akumulatif hingga H+6, tercatat 651.195 penumpang atau sekitar 72 persen telah kembali ke Jawa dari total 898.864 orang yang berangkat saat arus mudik (H-10 s/d H+6).

Sementara itu, jumlah kendaraan yang telah kembali mencapai 169.385 unit atau sekitar 71 persen dari total 239.920 unit kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatra pada periode mudik.

Arus Balik Lancar Terkendali, 651.195 Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Jawa

Capaian ini mencerminkan pengelolaan arus balik yang berjalan efektif didukung koordinasi lintas sektor yang solid dalam menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan apresiasi atas kolaborasi erat seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian Perhubungan, Kepolisian RI, TNI, Pemerintah Daerah, media massa ,seluruh stakeholder dan mitra strategis di lapangan yang telah menjaga dan mendukung kelancaran operasional tetap optimal sepanjang periode mudik dan arus balik.

Tidak lupa, kepada seluruh penumpang penyeberangan yang telah patuh untuk menghindari perjalanan saat puncak arus mudik dan balik.

Arus Balik Lancar Terkendali, 651.195 Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Jawa

Secara akumulatif hingga H+6, tercatat 651.195 penumpang atau sekitar 72 persen telah kembali ke Jawa dari total 898.864 orang yang berangkat saat arus mudik

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |