ASDP Ketapang Operasikan 32 Kapal saat Puncak Arus Balik Lebaran, Skema TBB Berlaku

14 hours ago 16

Senin, 30 Maret 2026 – 09:32 WIB

ASDP Ketapang Operasikan 32 Kapal saat Puncak Arus Balik Lebaran, Skema TBB Berlaku - JPNN.com Bali

Pemudik sepeda motor menunggu giliran masuk kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Foto: ANTARA/Novi Husdinariyanto

bali.jpnn.com, KETAPANG - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang resmi menerapkan skenario "Sangat Padat" pada saat puncak arus balik Lebaran 2026 pada H+7, Minggu (29/3) kemarin.

Sebanyak 32 kapal feri dikerahkan untuk melayani lintasan Ketapang (Banyuwangi) menuju Gilimanuk (Bali).

General Manajer PT ASDP Ketapang, Syamsudin, menjelaskan bahwa dari total armada tersebut, 18 kapal di antaranya beroperasi dengan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB).

Langkah ini diambil guna memangkas waktu antrean kendaraan, baik mobil pribadi, sepeda motor, maupun truk logistik.

"Skema TBB kami sebar di beberapa titik strategis.

Empat unit di Dermaga MB-IV, 11 unit di dermaga LCM, dan tiga unit di Dermaga Bulusan," ujar Syamsudin dilansir dari Antara.

Menurut Arief, sejauh ini arus penyeberangan pada puncak arus balik masih bisa terkendali dari sisi pelabuhan dan kesiapan armada kapal yang saat ini sebagian besar dioperasikan penuh TBB untuk mengurai penumpukan kendaraan di Pelabuhan Ketapang.

"Kami terus berkoordinasi dengan regulator (KSOP, BPTD) dan kepolisian untuk kelancaran arus balik penyeberangan Ketapang-Gilimanuk," kata Syamsudin.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang resmi menerapkan skenario "Sangat Padat" pada saat puncak arus balik Lebaran 2026 pada H+7, Minggu (29/3)

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |