Audiensi di Klungkung, Kepala BSKDN Menekankan Pentingnya Inovasi Lanjutan

3 hours ago 17

Audiensi di Klungkung, Kepala BSKDN Menekankan Pentingnya Inovasi Lanjutan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo pada kegiatan audiensi Pemerintah Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, Selasa (20/1). Foto: Humas BSKDN

jpnn.com - KLUNGKUNG - Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri (BSKDN Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menegaskan, capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.

Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo mengatakan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam kegiatan audiensi Pemerintah Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, yang berlangsung di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung pada Selasa, 20 Januari 2026.

Dalam paparannya, Yusharto menekankan, keberhasilan daerah dalam meraih penghargaan inovasi justru harus menjadi pemicu untuk memikirkan inovasi berikutnya.

Dikatakan, inovasi memiliki sifat dinamis dan menuntut keberlanjutan agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat.

“Pemenang inovasi hari ini harus mulai berpikir, inovasi selanjutnya apa. Inovasi itu tidak ada matinya,” ujarnya.

Dia menjelaskan konsep kurva S inovasi, yang menggambarkan bahwa setiap inovasi memiliki siklus pertumbuhan hingga mencapai titik kematangan.

Pada fase tersebut, daerah dituntut untuk membuka “jendela inovasi” baru agar inovasi tidak berhenti.

“Kalau kurva S dibiarkan berhenti, inovasi akan mati. Karena itu, perlu inovasi lanjutan yang saling terhubung,” jelas Yusharto.

Capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |