bali.jpnn.com, DENPASAR - Gubernur Wayan Koster minta seluruh jajaran perangkat daerah bekerja maksimal dan melahirkan berbagai terobosan demi mengejar realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026.
Arahan tegas tersebut disampaikan Gubernur Koster saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Selasa (18/8).
Koster dalam arahannya menekankan pentingnya ketersediaan anggaran dalam menopang berbagai program pembangunan daerah.
"Pemprov Bali punya banyak program, tidak akan bisa jalan kalau tanpa dukungan anggaran," ujar Koster.
Gubernur Koster mengimbau para ASN dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyatukan persepsi dan mengubah etos kerja demi memberikan yang terbaik bagi Pemprov Bali.
"Jangan kerja biasa-biasa saja, datang jam delapan, pulang jam empat.
Berlombalah memberikan yang terbaik agar bisa meninggalkan legacy yang membanggakan, tidak hanya untuk OPD terkait, tetapi juga bagi Pemprov Bali," kata Koster.
Rakor ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal April 2026 lalu, yang menyepakati adanya penambahan target pendapatan sebesar 10 persen pada setiap OPD penghasil.












.jpeg)





































