Penyebutan Pelaku UMKM Kini Diganti Pengusaha, Kenapa?

2 hours ago 19

Penyebutan Pelaku UMKM Kini Diganti Pengusaha, Kenapa?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

UMKM Keripik Tempe Mama Tina di Jalan Haji Aom, Keramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Foto: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menyoroti penyebutan ‘pelaku’ pada orang yang berkecimpung di UMKM.

Kepala Bidang Rantai Pasok Usaha Mikro Kementerian UMKM Berry Fauzy mengatakan penyebutan 'pelaku' mempunyai konotasi negatif.

Karena itu, pihaknya mendorong agar penyebutan 'pelaku' diganti jadi ‘pengusaha’ UMKM.

“Maka dari itu, agar menyemangati para pengusaha UMKM makanya kami ganti jadi pengusaha,” ujar Berry di Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa (18/8).

Berry menuturkan dengan diganti penyebutan sebagai pengusaha, para UMKM bisa menjadi pelecut semangat, dan semakin berusaha.

“Nah kami inginkan bahwa UMKM ini bukan salah satu keterpaksaan, melainkan pilihan usaha,” ujar Berry.

Sebab, selama ini ada yang merasa jadi UMKM itu keterpaksaan. Padahal UMKM itu adalah pilihan untuk berusaha.

Karena itu, baik usaha skala mikro, kecil, menengah dan lain sebagainya, Kementerian UMKM mendorong dengan nama pengusaha UMKM agar bisa semangat dalam melakukan usahanya.

Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menyoroti penyebutan ‘pelaku’ pada orang yang berkecimpung di UMKM.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |