jpnn.com, AMBON - Bea Cukai Ambon mengawal ekspor perdana 14,7 metrik ton (MT) komoditas damar (natural gum copal) milik PT Aswad Agro Nusantara di Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon pada Rabu (26/11).
Kepala Kantor Bea Cukai Ambon M. Farid Irfan Mahfudz mengungkapkan dalam pengawalan ekspor perdana tersebut, instansinya melakukan pemeriksaan dokumen dan pengawasan proses pemuatan untuk memastikan kelancaran pengiriman.
Farid menegaskan dukungan ini merupakan bagian dari komitmen Bea Cukai dalam memperkuat ekosistem ekspor daerah dan mendorong produk unggulan Maluku agar lebih kompetitif di pasar global.
“Komoditas hasil hutan bukan kayu ini semakin diminati pasar internasional," ungkap Farid dalam keterangannya, Jumat (28/11).
Farid berharap ekspor perdana oleh PT Aswad Agro Nusantara ini dapat membuka jalan bagi perluasan pemasaran produk Maluku yang lain di kancah internasional.
Natural Gum Copal yang banyak digunakan sebagai bahan baku industri varnish, adhesive, dan resin, diharapkan menjadi salah satu komoditas berkelanjutan yang mampu meningkatkan nilai tambah serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Melalui terealisasinya ekspor perdana ini, kata Farid, Bea Cukai Ambon optimistis volume ekspor komoditas lokal akan terus meningkat pada periode mendatang. (mrk/jpnn)






















































