jpnn.com - LUBUAK BASUANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat melaporkan bahwa bencana alam melanda 13 dari 16 kecamatan yang ada di kabupaten tersebut.
Ujian datang menyusul curah hujan tinggi pada 22-25 November 2025.
"Sebelumnya hanya delapan kecamatan yang terdampak dan kini menjadi 13 kecamatan. Pohon tumbang, banjir, angin kencang, dan longsor," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Abdul Ghafur di Lubuak Basuang, Rabu (26/11).
Dia mengatakan di Kecamatan Banuhampu berupa banjir di Nagari atau Desa Cingkariang dengan merendam tiga unit rumah dengan lima kepala keluarga dengan ketinggian 80 centimeter.
Di Kecamatan Ampek Koto berupa jalan amblas dan tanah longsor di enam titik tersebar di dua nagari.
"Tanah longsor telah dibersihkan dan untuk badan jalan yang terban sudah disurvey oleh pemerintah provinsi," katanya.
Dia menambahkan, di Kecamatan Tanjung Raya berupa tanah longsor, banjir bandang dan pohon tumbang tersebar di empat nagari.
Kecamatan Palupuh berupa pohon tumbang, jalan amblas dan longsor tersebar di lima nagari.






















































