jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto secara bersamaan meresmikan lima bendungan di lima provinsi pada Jumat (10/7).
Lima bendungan tersebut yakni Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Provinsi Aceh, Bendungan Jlantah di Provinsi Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Provinsi Bali.
PT Brantas Abipraya (Persero) turut bangga atas diresmikannya Bendungan Sidan di Provinsi Bali dan Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh yang telah tuntas dibangun.
Sebagai kontraktor pelaksana, Brantas Abipraya memastikan pembangunan kedua bendungan tersebut dilakukan dengan mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, serta ketepatan mutu agar dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana menyampaikan pembangunan bendungan merupakan investasi jangka panjang yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Peresmian Bendungan Sidan dan Bendungan Keureuto merupakan wujud nyata kontribusi Brantas Abipraya dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya air nasional," ujar Dian Sovana.
"Infrastruktur bendungan tidak hanya menyediakan air bagi sektor pertanian, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat melalui penyediaan air baku, pengendalian banjir, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami bangga dapat menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur strategis yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang," imbuhnya.
Dian menegaskan Brantas Abipraya akan terus menghadirkan karya konstruksi yang berkualitas sebagai bentuk dukungan terhadap agenda pembangunan nasional.






















































