Bom Suci

2 hours ago 11

Oleh: Dahlan Iskan

Bom Suci

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Anda sudah tahu: Ayatollah Ali Khamenei tewas Sabtu pagi lalu. Kediamannya di Teheran dibombardir bom jarak jauh oleh Israel dan Amerika Serikat.

Anak, menantu, dan cucu ikut tewas. Pun lebih 200 warga Iran di lebih 30 lokasi yang disasar bom dua negara itu secara serentak.

Bom SuciWarga Iran berkumpul di Jalanan Kota Teheran pada Minggu, 1 Maret 2026 dalam peringatan duka atas wafatnya Khamenei-Atta Kenare/AFP-

Tidak seperti di Baghdad dulu: rakyat langsung berbondong turun ke jalan menggulingkan pemerintahan Iraq. Setidaknya rakyat meruntuhkan dulu patung besar presiden Saddam Hussein –disiarkan secara live oleh TV di Amerika.

Tidak ada patung Khamenei di Teheran.

Bersamaan ketika mengumumkan kematian Khamenei itu Presiden Donald Trump menyerukan rakyat Iran agar bergerak menumbangkan pemerintah.

Ibaratnya Trump berseru: "pemimpin negara kalian sudah kami bunuh, maka bergeraklah menguasai istana. Ambil alihlah pemerintahan. Bukankah itu yang sudah lama kalian minta kepada Amerika. Dulu-dulu tidak ada presiden Amerika yang bisa memenuhi keinginan kalian. Baru sayalah presiden yang bisa melakukan apa yang kalian inginkan. Maka bergeraklah untuk menggantikan pemerintahan kalian yang kejam".

Sampai malam tadi belum ada rakyat yang bergerak ke jalan-jalan –mungkin takut terkena bom Israel dan Amerika. Yang ada adalah histeria massal menangisi kematian Ayatollah mereka.

Israel sangat yakin tibalah waktunya menghancurkan Iran. Apalagi di Sabtu pagi lalu didapat info A-1 bahwa posisi Khamenei sedang di kediamannya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |