jatim.jpnn.com, SURABAYA - Menjelang usia ke-49 tahun, Boncafe Steak & Ice Cream terus berbenah agar tetap relevan di tengah perkembangan industri kuliner. Restoran steak legendaris di Kota Pahlawan itu kini menghadirkan wajah baru sekaligus museum kenangan bagi pelanggan setianya.
CEO Boncafe Andrew Prasetya mengatakan pembaruan dilakukan agar restoran keluarga tersebut tidak ketinggalan zama sekaligus tetap menjaga identitas sebagai tempat makan keluarga.
“Tentu kami ingin terus memberikan improvement dari apa yang telah kita lakukan selama ini. Dari desain interior, penyajian sampai servis kita ingin memberikan yang lebih baik lagi untuk setiap customer,” kata Andrew, Rabu (25/2)
Menurutnya, Boncafe yang berdiri sejak 28 Februari 1977 berawal dari satu outlet di Surabaya dan kini terus berkembang, termasuk merambah luar Pulau Jawa.
Pengunjung menikmati hidangan steak legendaris dari Boncafe di Raya Gubeng Surabaya, Rabu (25/2). Foto: Arry Saputra/JPNN
Meski terus berinovasi, konsep sebagai restoran keluarga tetap dipertahankan.
“Inti dari Boncafe sebagai family restaurant tidak akan kami ubah karena itu core kami. Kami ingin Boncafe selalu ada di momen-momen customer,” ujarnya.
Salah satu pembaruan yang dilakukan adalah menghadirkan museum mini yang memuat berbagai koleksi lama Boncafe.

















































