jatim.jpnn.com, SUMENEP - Bupati Sumenep menilai generasi muda di wilayah kepulauan memiliki peluang besar untuk terlibat dalam industri Web3, seiring upaya pemerintah daerah mendorong inovasi digital dan peningkatan kualitas SDM.
Dalam wawancara yang dimuat media lokal, Bupati menyebut teknologi Web3 membuka ruang ekonomi baru yang dapat diakses talenta dari berbagai daerah, termasuk Sumenep.
“Web3 bukan hanya soal kripto atau aset digital. Ini ruang baru untuk menciptakan pekerjaan, menghadirkan layanan publik yang lebih transparan, dan membangun ekonomi digital yang inklusif. Anak muda Sumenep harus ikut ambil bagian,” ujar Fauzi, Jumat (28/11).
Menurutnya, perkembangan teknologi global sudah tidak lagi dibatasi letak geografis. Dengan akses internet yang semakin merata, masyarakat kepulauan dapat berkompetisi dalam ekosistem kerja global.
“Saat ini banyak posisi baru yang dibutuhkan, mulai developer blockchain, desainer dApps, analis data on-chain, hingga community manager. Semua ini bisa dikerjakan dari mana saja, termasuk dari Sumenep,” ucapnya.
Pemkab Sumenep, kata dia, berkomitmen memperkuat literasi digital modern melalui pelatihan Web3, program inkubasi startup lokal, serta kolaborasi dengan ekosistem teknologi nasional.
“Kami ingin anak muda Sumenep tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta. Web3 adalah jembatan bagi talenta lokal untuk masuk ke ekonomi masa depan,” tuturnya.
Dia juga mengajak generasi muda lebih berani mengeksplorasi perkembangan teknologi baru.



















































