Buruh Indonesia Desak Presiden Prabowo Pimpin BOP Gaza

1 week ago 27

Buruh Indonesia Desak Presiden Prabowo Pimpin BOP Gaza

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sejumlah pimpinan organisasi buruh Indonesia mendesak Presiden Prabowo memimpin Board Of Peace atau BOP Gaza. Foto dok. KSPSI

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah pimpinan organisasi buruh yang tergabung dalam Inisiator Aliansi Buruh dan Masyarakat Sipil untuk Perdamaian dan Kemerdekaan Palestina mendesak Presiden Prabowo Subianto mengambil peran kepemimpinan dalam pembangunan kembali Jalur Gaza.

Aliansi tersebut meminta Presiden Prabowo bersedia memimpin Board of Peace (BOP) Gaza yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump, atau setidaknya menjabat sebagai Ketua Bersama (Co-Chair).

Hal ini disampaikan para pimpinan buruh dalam pernyataan sikap di Jakarta, Selasa (17/2) petang.

Ketua Umum KSPSI, Moh. Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang paling layak memimpin badan tersebut.

Menurutnya, status Indonesia sebagai negara Muslim terbesar sekaligus pendukung utama kemerdekaan Palestina menjadi modalitas kuat di mata internasional.

"Indonesia harus punya peran penting dalam kepemimpinan BOP Gaza dan jangan percaya kepada Amerika Serikat karena Donald Trump selama ini bagian dari masalah di Palestina karena pemihakannya kepada Israel," ujar Jumhur di Jakarta, Selasa (17/2) petang.

Aliansi Buruh dan Masyarakat Sipil Untuk Perdamaian dan Kemerdekaan Palestina tidak menafikkan jika sebagian kalangan menganggap jika BOP Gaza bisa melegitimasi pengusiran rakyat Gaza dalam proses perdamaian dan pembangunan kembali Gaza.

Oleh sebab itu, buruh Indonesia juga mendesak pemerintah RI agar setiap sen atau setiap rupiah yang disumbangkan untuk pembangunan kembali Gaza sepenuhnya dimaksudkam untuk kepentingan warga Gaza, termasuk melibatkan pekerja-pekerja warga Gaza atau Palestina dalam rekonstruksi Gaza.

Sejumlah pimpinan organisasi buruh Indonesia mendesak Presiden Prabowo memimpin Board Of Peace atau BOP Gaza

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |