jabar.jpnn.com, BANDUNG - Menjelang momentum regenerasi kepemimpinan di tubuh Partai Golkar Jawa Barat, dukungan terhadap Daniel Mutaqien Syafiuddin sebagai calon pemimpin mulai menguat.
Sejumlah kalangan menilai Daniel sebagai figur yang tidak hanya memiliki popularitas, tetapi juga kapasitas ideologis dan teknokratis.
Ketua Satuan Karya (Satkar) Ulama Provinsi Jawa Barat, M. Sahrul Fadli, menyampaikan dukungan terbuka kepada Daniel Mutaqien.
Dia menilai Daniel memiliki legitimasi historis dan kemampuan kepemimpinan yang relevan dengan kebutuhan politik saat ini.
“Dalam pandangan kami di Satkar Ulama, memimpin Jawa Barat memerlukan kombinasi antara kecerdasan (fathanah) dan keterhubungan dengan sejarah perjuangan para pendahulu. Kang Daniel memiliki nasab perjuangan yang jelas dari almarhum Irianto MS Syafiuddin dan Anna Sophanah,” ujar Sahrul dalam keterangannya.
Menurutnya, Daniel dinilai mampu menjaga marwah partai sekaligus menjembatani aspirasi masyarakat, termasuk kalangan ulama, melalui pendekatan komunikasi yang santun tetapi tegas.
Tiga Pilar Dukungan
Dukungan terhadap Daniel Mutaqien disebut bertumpu pada tiga pilar utama, yakni energi muda, rekam jejak yang teruji, serta latar belakang keluarga politik yang kuat atau “nasab perjuangan”.

















































