jabar.jpnn.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendukung langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang ingin membongkar Teras Cihampelas. Skywalk tersebut dibangun di era pemerintahan Ridwan Kamil periode tahun 2017.
Dedi menilai secara estetika, bangunan di atas jalan raya itu mengganggu pemandangan,
Menurutnya, ia sudah lama mendorong untuk pembongkaran Teras Cihampelas, tetapi ditolak. Akhirnya kini, Wali Kota Muhammad Farhan menyampaikan akan membongkar bangunan tersebut.
"Oh, iya. Kan saya sudah dari dulu meminta Pak Wali. Saya kan langganan lewat situ tiap hari," kata Dedi saat ditemui di Gedung Sate, Rabu (17/12/2025).
Kata Dedi, wilayah Cihampelas itu tanpa adanya teras seperti saat ini sudah maju perekonomiannya. Mulai dari adanya pusat perbelanjaan modern, hotel serta beberapa pedagang sovenir yang ada di wilayah itu.
"Jadi begini deh boleh saya sebagai warga Kota Bandung loh, KTP saya Kota Bandung bukan sebagai gubernur. Kan Cihampelas itu ekonominya sudah mapan. Ada hotel, ada Ciwalk, kemudian ada outlet-outlet, dan restoran ekonominya udah dari dulu tumbuh," jelasnya.
Akan tetapi, setelah adanya teras tersebut perekonomian pedagang sebelumnya tidak terlihat dan terhalang oleh besi yang menjadi penopang bangunan di sepanjang jalan. Selain itu, secara estetika juga tidak bagus.
"Justru dengan adanya Teras Cihampelas ini, mereka itu menjadi tidak kelihatan. Hotel tidak kelihatan, Ciwalk tidak kelihatan, toko-toko tidak kelihatan. Walaupun di cat kanan kiri berwarna, tetap aja besi-besi itu menjadi penghalang pandangan dan membuat estetika menjadi rusak," ujarnya.



.jpeg)














































