jpnn.com - Menjelang perhelatan SEA Games 2025, Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menunjukkan keseriusan penuh untuk memenuhi target dua medali emas yang dicanangkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Target itu disambut PBSI dengan persiapan intensif dan serangkaian evaluasi mendalam terhadap seluruh sektor.
Persiapan Matang
Dalam beberapa bulan terakhir, PBSI menjalankan program latihan yang lebih ketat dan spesifik untuk menghadapi persaingan antarnegara Asia Tenggara.
Pembenahan fisik, peningkatan teknik pukulan, hingga penyusunan strategi berdasarkan karakteristik calon lawan, semua dilakukan secara terukur demi mengamankan tradisi emas Indonesia.
Tak hanya aspek teknis, PBSI juga menaruh perhatian serius pada ketahanan mental atlet. Tekanan publik, ekspektasi pemerintah, hingga persaingan antarpemain menjadi bagian penting dalam pembinaan menjelang pesta olahraga dua tahunan tersebut.
Sekretaris Jenderal PBSI Ricky Soebagdja menegaskan bahwa target dari Menpora bukan sekadar beban, tetapi motivasi tambahan.
“Target itu menjadi dorongan bagi kami untuk meningkatkan kualitas. Kami ingin setiap atlet tampil dalam kondisi terbaik dan mampu membawa pulang hasil maksimal,” ujarnya.
Perubahan Skuad
PBSI bersama tim pelatih telah melakukan final review terkait calon lawan serta kondisi para pemain.






















































