jateng.jpnn.com, WONOSOBO - Sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) yang digelar di Kelurahan Wonosobo Barat, Kamis (27/11), disambut antusias warga.
DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menegaskan bahwa MBG bukan sekadar membagikan makanan, tetapi upaya jangka panjang untuk membentuk pola makan sehat dan memperkuat literasi gizi masyarakat.
Anggota Komisi IX DPR RI Nafa Indria Urbach yang hadir secara daring (online) menyampaikan inti dari MBG adalah edukasi. Menurutnya, peningkatan kualitas gizi mustahil tercapai tanpa pemahaman yang utuh dari masyarakat.
“Program MBG hadir untuk memastikan kualitas gizi masyarakat meningkat. Edukasi menjadi kunci. Ketika masyarakat paham pentingnya gizi seimbang, dukungan terhadap program ini akan tumbuh dengan sendirinya,” kata Nafa.
Dia menjelaskan pengawasan pelaksanaan program dilakukan secara ketat dan terarah, mulai dari penyusunan menu, proses distribusi, hingga evaluasi lapangan. Pengawasan ini melibatkan tenaga kesehatan dan lembaga pemerintah lain untuk memastikan manfaat program tepat sasaran.
Tenaga Ahli BGN Teguh Suparngadi menambahkan bahwa penyusunan menu dalam MBG mengacu pada prinsip gizi seimbang.
Menurutnya, tantangan gizi di Indonesia masih berlapis-lapis, sehingga program ini dirancang untuk memberikan solusi yang menyentuh aspek kesehatan sekaligus edukasi masyarakat.
“Menu yang disusun harus memenuhi standar agar manfaatnya benar-benar terasa. Program ini dibangun untuk menjawab tantangan gizi yang kompleks,” ujarnya.



















































