jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Puluhan pelajar SD Negeri 3 Bungur, Kabupaten Tulungagung diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (11/2).
Kepala SD Negeri 3 Bungur Andri Susanto mengatakan sebanyak 24 siswa mengeluhkan gejala pusing, mual, dan mulas sekitar 20–30 menit setelah mengonsumsi MBG yang diterima sekolah sekitar pukul 07.30 WIB.
"Total ada 24 siswa yang mengalami keluhan dan langsung kami bawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis," kata Andri.
Dia menjelaskan paket MBG tersebut dibagikan kepada 76 siswa dan 13 guru. Sebelum dibagikan kepada siswa, sejumlah guru sempat mencicipi menu MBG dan menilai makanan tersebut masih dalam kondisi aman.
Namun setelah dikonsumsi, sebagian siswa mulai mengeluhkan gejala tidak nyaman. Berdasarkan keterangan para siswa, lauk berupa ayam suwir dan oseng kacang panjang mengeluarkan bau tidak sedap dan berlendir.
Andri menyebut SD Negeri 3 Bungur baru menerima layanan MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bungur sejak pertengahan Januari 2026, atau belum genap satu bulan sebelum insiden tersebut terjadi.
Setelah kejadian, pihak sekolah memulangkan siswa lebih awal dan menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar untuk memastikan kondisi kesehatan siswa.
"Kami terus memantau kondisi siswa, termasuk yang sempat pulang lebih dulu. Apabila ada keluhan lanjutan, langsung kami rujuk ke fasilitas kesehatan," ujarnya.



















































