jateng.jpnn.com, TEMANGGUNG - Dugaan makanan kurang layak yang disajikan kepada siswa membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung bergerak cepat.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Janti kini dalam proses investigasi.
Sekda Kabupaten Temanggung Tri Winarno mengatakan langkah koordinasi langsung dilakukan begitu laporan diterima. Satgas di tingkat kabupaten segera menghubungi koordinator wilayah SPPG untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.
“Atas kejadian itu, kami yang ditugasi selaku satgas sudah berkoordinasi. Malam itu juga saya komunikasi dan hari ini dilakukan investigasi terhadap sampel makanan dari SPPG tersebut,” ujar Tri Winarno, Selasa (24/2).
Dia menjelaskan untuk aspek kualitas makanan dan dampaknya terhadap kesehatan siswa, pihaknya menggandeng Dinas Kesehatan agar pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan profesional.
Hingga kini, proses investigasi masih berlangsung. Hasil uji sampel makanan tengah dianalisis guna memastikan apakah terdapat unsur yang membahayakan.
“Sampai saat ini laporan dari Kepala Dinas Kesehatan masih berproses terkait investigasi tersebut,” katanya.
Tri juga meminta agar persoalan ini segera diselesaikan dan laporan resmi bisa masuk pada hari yang sama. Saat ini, investigasi baru difokuskan pada SPPG Janti karena kejadian yang teridentifikasi berasal dari lokasi tersebut.

















































