jabar.jpnn.com, KABUPATEN BANDUNG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mengeklaim berkurangnya volume kendaraan di jalur Nagreg salah satunya dipengaruhi oleh program mudik gratis yang digelar serentak di Jawa Barat.
Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung Ruddy Heryadi mengatakan, program tersebut diyakininya efektif dalam mengurangi jumlah kendaraan, khususnya sepeda motor di jalan.
"Program mudik gratis yang dilakukan pemerintah cukup membantu mengurangi jumlah kendaraan khususnya di jalur Nagreg ini," kata Ruddy saat dihubungi, Rabu (18/3/2026).
Ia mencontohkan, di Kabupaten Bandung terdapat sekitar 600 orang yang mengikuti program mudik gratis. Jika mayoritas merupakan pengguna sepeda motor, maka sekitar 300 unit kendaraan roda dua dapat berkurang dan dialihkan menggunakan sekitar 12 unit bus.
Menurutnya, jumlah tersebut belum termasuk peserta dari daerah lain, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, kepolisian, maupun pihak swasta.
"Hal ini tentu berdampak pada pengurangan jumlah kendaraan, khususnya kendaraan roda dua," ujarnya.
Selain itu, Ruddy menyebut program mudik gratis juga dinilai berkontribusi terhadap penurunan potensi kecelakaan lalu lintas, mengingat sebagian besar kecelakaan melibatkan sepeda motor, terutama akibat kelelahan atau mengantuk.
"Dengan adanya penggunaan bus dalam mudik gratis, maka potensi kecelakaan juga relatif dapat berkurang," tuturnya.
















































