jabar.jpnn.com, DEPOK - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok memanfaatkan musim kemarau untuk melakukan normalisasi sejumlah situ dan kali di wilayahnya.
Langkah tersebut dilakukan guna mengurangi sedimentasi, meningkatkan kapasitas tampung air, serta mengantisipasi potensi banjir saat musim hujan tiba.
Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, mengatakan kegiatan normalisasi saat ini difokuskan pada delapan titik yang terdiri atas tujuh aliran kali dan satu situ.
Puluhan personel satuan tugas (satgas) diterjunkan untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
"Kami melibatkan puluhan satgas untuk melakukan kegiatan normalisasi di delapan titik. Di antaranya Kali Cabang Barat Pancoran Mas, Kali Pesanggrahan Bulak Barat Cipayung, dan Kali Cabang Barat Kecamatan Limo," ujar Yodi.
Menurutnya, musim kemarau menjadi waktu yang tepat untuk melaksanakan normalisasi karena volume air yang masuk ke situ maupun kali cenderung berkurang.
Kondisi tersebut memudahkan proses pengerukan lumpur yang mengendap di dasar perairan.
Selain tiga lokasi tersebut, normalisasi juga dilakukan di Situ Pengarengan Kecamatan Sukmajaya, Kali Pesanggrahan di area Jembatan Jago hingga Kelurahan Pasir Putih, Kali Cabang Timur Balai Kota, Tersier Kali Caringin 2 Kecamatan Sawangan, serta Kali Cabang Timur di kawasan perbatasan Jalan Raya Tapos.

















































