Duet Maruf Amin-Abdussalam Shohib Bisa Kembalikan Jati Diri PBNU

3 hours ago 19

Duet Maruf Amin-Abdussalam Shohib Bisa Kembalikan Jati Diri PBNU

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ahmad Samsul Rijal. Foto: source for JPNN

jpnn.com - JAKARTA- Koordinator Bidang Pengkaderan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur 2018-2023 Ahmad Samsul Rijal menilai KH Ma’ruf Amin dan KH Abdussalam Shohib pasangan ideal untuk memimpin Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU).

Menurutnya, publik NU merindukan kepemimpinan yang teduh, mengakar dan kharismatik dengan kualitas pemimpin yang berkarakter serta bisa membangkitkan kebangggan terhadap organisasi.

Sekretaris Forum Silaturrohim Kiai dan Pesantren itu pun berkata Muktamar ke-35 NU (mungkin Juli 2026) seharusnya melahirkan figur-figur yang bisa mengembalikan jati diri NU.

"Kiai Ma’ruf Amin dan Kiai Abdussalam Shohib merupakan pasangan ideal. Beliau berdua bisa mengembalikan jati diri NU yang dibanggakan nahdiyin, menguatkan akar jam’iyyah, dan menjawab tantangan jaman dengan peran PBNU lebih efektif," katanya.

Ketua Pengurus Yayasan Islamic Center for Democracy and Human Rights Empowerment berkata, Ma’ruf Amin dikenal ulama konseptor ekonomi syariah Indonesia dan pelopor industri keuangan syariah. Dengan ragam ilmu dan keahlian, beliau ingin Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia dengan prinsip keadilan, keumatan, dan kedaulatan.

Sementara itu, Abdussalam Shohib -bisa dikenal dengan panggilan Gus Salam, adalah pengasuh, melanjutkan kepengasuhan PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang, yang didirikan kakeknya, KH Bishri Syansuri, salah satu muassis NU.

"Gus Salam di NU terbentuk dari genetika darah pejuang dan pendiri NU. Ditempa di lingkungan pesantren. Suka bergumul dengan para praktisi berbagai disiplin ilmu. Sehingga, pribadinya matang, terasah oleh pergaulan semua lapisan sosial, dari kalangan bawah hingga para tokoh-tokoh nasional," katanya.

"Rekam jejak Ma’ruf Amin dan Abdussalam Shohib telah memenuhi kompetensi, kualifikasi dan spesifikasi sebagai pemimpin PBNU yang dibutuhkan untuk mengembalikan NU pada jati diri jam’iyyah, tujuan dan misi pendiriannya, serta pengembangan peran organisasi untuk menjawab tantangan jaman," imbuh Samsul Rijal. (*/jpnn)

Menurut dia Kiai Ma’ruf Amin dan Kiai Abdussalam Shohib pasangan ideal yang bisa mengembalikan jati diri NU.


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |