jpnn.com, SURABAYA - Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, bersama Direktur PIAK Muhammad Nuh Al Azhar melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur pada Rabu (20/5).
Agenda utama adalah percepatan integrasi data kependudukan untuk mendukung uji coba Perlinsos Digital secara maraton di tiga kota: Surabaya, Kota Mojokerto, dan Kota Malang.
Rombongan berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan tiba di Bandara Juanda Surabaya pukul 06:50 WIB.
Suasana pagi yang cerah menyambut kedatangan Dirjen Dukcapil, yang langsung menuju Ruang Rapat Sekda Kota Surabaya untuk memulai rangkaian sosialisasi.
Di Surabaya, acara berlangsung di Ruang Rapat Sekda Kota Surabaya bersama Plh. Sekda Kota Surabaya, Syamsul Hariadi.
Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan pentingnya dukungan infrastruktur data kependudukan dari provinsi hingga tingkat kota.
“Integrasi data kependudukan adalah fondasi agar penyaluran bantuan sosial (bansos) digital benar-benar tepat sasaran. Dengan verifikasi biometrik dan NIK, kita memastikan tidak ada warga yang terlewat,” ujar Teguh Setyabudi.
Plh Sekda Surabaya, Syamsul Hariadi, menjelaskan, Pemerintah Kota Surabaya mengerahkan puluhan ribu agen Perlinsos lokal, termasuk unsur ASN, perangkat kelurahan, pendamping PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Kader Surabaya Hebat (KSH).






















































