jatim.jpnn.com, JOMBANG - Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Garut KH Rd. Amin Muhyiddin Maolani menegaskan dukungan kepada KH Said Aqil Siroj sebagai sosok yang dinilainya layak menjabat Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 NU.
Pernyataan tersebut disampaikan KH Amin saat menjadi narasumber Mimbar Muktamar NU yang digelar Suluh Nahdliyin bekerja sama dengan Gerakan Nahdliyin Bersatu dan Padasuka TV di Pondok Pesantren Al Maliki 2 Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8).
Di hadapan peserta forum, KH Amin menegaskan dukungan terhadap KH Said Aqil bukan sikap yang muncul secara tiba-tiba. Menurut dia, dukungan tersebut telah menjadi kesepakatan jajaran Syuriah PCNU Garut sejak awal.
"PCNU Garut, silakan diviralkan karena saya tidak mau berubah. Dari awal saya sepakat dengan jajaran Syuriah PCNU Garut," tutur KH Amin.
Dia mengatakan dukungan tersebut tidak hanya berasal dari dirinya sebagai Rais Syuriah, tetapi juga merupakan hasil kesepakatan internal jajaran Syuriah PCNU Garut.
"Saya Rais Syuriah dengan Wakil Syuriah tujuh, dan Katib dengan Wakil Katib tujuh. Saya semua sepakat dari awal. Saya semua percaya, mudah-mudahan menjadi doa. Saya percaya kepada al-mukarram Buya Said Aqil Siroj," ujarnya.
KH Amin menilai KH Said Aqil memiliki sejumlah kapasitas yang membuatnya layak dipercaya menempati posisi Rais Aam PBNU. Selain memiliki kedalaman ilmu agama, Said Aqil dinilai mempunyai pengalaman panjang di lingkungan NU serta memahami tradisi, khazanah keilmuan, dan dinamika organisasi.
Menurut KH Amin, seorang Rais Aam tidak cukup hanya memiliki popularitas maupun kemampuan organisatoris. Figur tersebut harus mempunyai kealiman, kefakihan, keluasan wawasan keislaman, pengalaman, konsistensi dalam memegang prinsip, serta mampu menjadi rujukan bagi warga NU.



















































