jpnn.com - PT Telkom Akses memperkuat agenda transformasi perusahaan di bawah kepemimpinan Direktur Utama Irphan Wijaya.
Dalam lima tahun ke depan, Telkom Akses menargetkan penguatan posisi sebagai salah satu rujukan industri dalam pembangunan dan pengelolaan infrastruktur telekomunikasi nasional.
Bagi Irphan, transformasi tersebut bukan sekadar mengenai pembangunan jaringan dalam skala yang lebih besar, tetapi juga membangun organisasi yang lebih kuat, agile, dan berkelanjutan.
“Saya ingin Telkom Akses berevolusi dari execution company menjadi strategic value creator bagi TelkomGroup, serta menjadi benchmark nasional dalam kualitas deployment, produktivitas, digital field operation, dan keselamatan kerja,” ujar Irphan.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Telkom Akses menetapkan lima fokus transformasi, yaitu penguatan operational excellence, digitalisasi proses melalui pemanfaatan teknologi dan Artificial Intelligence (AI), pengembangan Human Capital sebagai keunggulan kompetitif, ekspansi sumber pertumbuhan di luar captive market, serta penguatan budaya integritas, disiplin operasi, dan continuous improvement.
Operational Excellence dan Digitalisasi Jadi Fondasi Transformasi
Irphan menempatkan operational excellence sebagai salah satu fondasi utama transformasi Telkom Akses. Fokus tersebut diarahkan pada empat aspek, yaitu kualitas, kecepatan eksekusi, produktivitas, dan keselamatan kerja.
Keempat aspek tersebut menjadi landasan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendorong efisiensi operasional perusahaan.






















































