jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Dewa United mengusung misi kebangkitan saat bertandang ke markas Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dalam lanjutan BRI Super League 2025/26.
Pasalnya, performa Dewa United sedang mengalami penurunan dengan empat kekalahan beruntun. Dewa kini ada di papan bawah klasemen sementara Liga 1.
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink menegaskan, pertandingan melawan Persib selalu memiliki atmosfer berbeda.
Menurutnya, Maung Bandung —julukan Persib—bukan hanya tim besar, tetapi juga memiliki sejarah panjang yang menjadikan setiap pertemuan terasa spesial.
"Pertandingan-pertandingan seperti ini selalu seru. Bandung punya sejarah besar dan tentu saja kesuksesan yang sudah mereka raih. Kami adalah klub yang masih muda dan sedang berusaha mendapatkan tempat di kompetisi ini," kata Riekerink dalam konferensi pers pralaga Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dikutip Jumat (21/11/2025).
Musim lalu, Dewa United sempat mengejutkan publik setelah finis di posisi kedua.
Namun, pelatih asal Belanda itu menilai klub muda seperti mereka wajar jika belum konsisten setiap musim.
"Musim lalu kami finis di posisi kedua. Tetapi untuk klub muda, hasil tidak selalu stabil setiap musim," ujarnya.



















































