FNM Society dan Takeda Dorong Perempuan Sebagai Agen Perubahan

5 hours ago 11

FNM Society dan Takeda Dorong Perempuan Sebagai Agen Perubahan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri PPPA RI Arifah Fauzi, (tengah), Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto (keempat dari kiri), Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, Sp.M(K), Pendiri dan Ketua FNM Society sekaligus Ketua Dewan Pembina Indonesia Health Development Center (IHDC) (ketiga dari kiri), Growth and Emerging Market Leadership Team, Takeda Pharmaceuticals, Figen Samdanci (keempat dari kanan), dan President Director PT Takeda Innovative Medicines Andreas Gutknecht (ketiga dari kiri), Foto dok. FNM Society & Takeda

jpnn.com, JAKARTA - Laporan Global Gender Gap 2025 yang menyajikan tentang kesetaraan gender di suatu negara menunjukkan, posisi Indonesia kini berada di peringkat ke-97 dunia, atau naik tiga tingkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Skor kesetaraan gender Indonesia juga meningkat, dari sebelumnya 68,6% tetapi saat ini menjadi 69,2%. 

Kemajuan tersebut tercermin dalam peningkatan keterwakilan perempuan di posisi kepemimpinan, di mana skor kesetaraan untuk kategori legislator, pejabat senior, dan manajer naik signifikan dari 20,5% pada 2006 menjadi 49,4% pada 2025.

"Kemajuan perempuan harus dimulai dari pemenuhan hak dasar dan diwujudkan melalui aksi nyata. Pemberdayaan perempuan terbukti meningkatkan kesehatan ibu-anak serta produktivitas ekonomi masyarakat," ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi di Jakarta, Selasa (10/3).

Arifah menegaskan kesetaraan gender adalah prinsip krusial dalam pembangunan berkelanjutan.

Artinya, perempuan dan laki-laki memiliki hak, kesempatan, akses, partisipasi, serta kontrol yang setara terhadap sumber daya dan manfaat pembangunan. 

"Berbagai studi menunjukkan pemberdayaan perempuan berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan ibu dan anak, memperkuat ketahanan keluarga, serta meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Oleh karena itu, dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional 2026, Farid Nila Moeloek (FNM) Society berkolaborasi dengan Takeda menyelenggarakan Forum Perempuan bertajuk “Rights. Justice. Action. Dari Hak Menuju Aksi untuk Semua Perempuan dan Anak Perempuan”.

FNM Society dan Takeda mendorong kaum perempuan sebagai agen perubahan dalam kesehatan masyarakat dan perlindungan dari kekerasan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |