jpnn.com - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengenang mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu sebagai sosok pemimpin yang mampu mewujudkan berbagai gagasan yang pada masanya dianggap mustahil.
Hal itu disampaikan Gatot seusai melayat ke rumah duka Ryamizard di Perumahan Puri Wira Bhakti, Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/5/2026).
Menurut Gatot, salah satu contoh kepemimpinan Ryamizard yang paling membekas adalah saat mendorong pembangunan akses jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Aceh pascatsunami 2004.
Gatot menyebut ketika itu banyak pihak menilai pembangunan jalur darat yang menghubungkan sejumlah wilayah terdampak tsunami sulit diwujudkan karena kondisi medan yang rusak parah dan terputus di berbagai titik.
"Beliau yang menentukan dalam TMMD membuat jalan dari Banda Aceh sampai Teunom. Saat itu banyak yang menganggap tidak mungkin karena jalurnya putus-putus akibat tsunami," kata Gatot.
Meski menghadapi berbagai kendala di lapangan, Ryamizard tetap meminta program tersebut dijalankan. Hasilnya, akses yang semula dianggap sulit ditembus akhirnya dapat tersambung sesuai target yang ditetapkan.
"Beliau minta harus dilakukan dan akhirnya bisa terwujud. Sampai batas waktu yang ditentukan, jalur itu berhasil tembus," ujarnya.
Gatot menilai keberhasilan tersebut mencerminkan visi Ryamizard yang kerap melampaui cara pandang banyak orang di sekitarnya.






















































