jateng.jpnn.com, SEMARANG - Federation Internationale de Football Association (FIFA) menjatuhkan sanksi berupa larangan mendaftarkan pemain baru kepada Persatuan Sepak Bola Indonesia Semarang (PSIS).
Manajemen PSIS memastikan segera menyelesaikan sengketa itu agar tidak mengganggu persiapan tim menghadapi kompetisi musim depan.
Berdasarkan informasi yang beredar, FIFA menjatuhkan sanksi larangan pendaftaran pemain baru selama tiga periode transfer. Sanksi tersebut muncul setelah adanya laporan yang diterima FIFA pada 28 Mei 2026.
Chief Operating Officer (COO) PSIS Semarang Fariz Julinar mengaku telah mengetahui persoalan tersebut sejak beberapa hari terakhir. Saat ini, manajemen tengah berfokus menyelesaikan akar permasalahan yang menjadi dasar keluarnya sanksi.
Menurutnya manajemen tidak tinggal diam dan sedang melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan sengketa yang ada.
"Pihak manajemen sedang berproses menyelesaikan sengketa yang ada agar ke depan tidak mengganggu kesiapan tim dalam mencapai target yang telah ditetapkan," ujarnya, Senin (1/6).
Munculnya sanksi FIFA itu sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan suporter karena berpotensi menghambat aktivitas transfer pemain PSIS menjelang bergulirnya musim kompetisi baru.
Apabila tidak segera diselesaikan, Mahesa Jenar terancam tidak dapat mendaftarkan pemain anyar dalam beberapa periode pendaftaran pemain.



















































