jatim.jpnn.com, LAMONGAN - Manajer tim Persela Lamongan Fariz Julinar Maurisal menyatakan mundur dari jabatannya setelah rencana pertemuannya dengan suporter batal digelar.
“Empat tahun saya merawat klub ini dengan tanggung jawab dan profesional. Namun, saya memutuskan pamit undur diri,” ujar Fariz saat dikonfirmasi di Lamongan, Sabtu (22/11).
Fariz menilai kepercayaan publik terhadap dirinya dan keluarga dalam mengelola klub sudah tidak lagi kuat. Karena itu, ia memilih menyerahkan kepengurusan ke pihak yang dinilai lebih siap melanjutkan Persela.
Dia juga menyampaikan salam perpisahan kepada suporter dan menegaskan kecintaannya terhadap Persela maupun Kota Lamongan.
“Untuk seluruh suporter, kita sama-sama cinta Persela Lamongan. Keputusan ini saya ambil demi kebaikan klub dan kota ini,” kata dia.
Fariz turut meminta maaf atas kekurangan selama memimpin tim, baik secara lisan maupun tulisan. Meski mundur, ia memastikan tetap mendukung Persela ke depan.
Sementara itu, salah satu suporter yang enggan disebut namanya membenarkan rencana pertemuan dengan manajer dibatalkan oleh kelompok suporter.
“Kami merasa dikhianati keputusan keluarga Fariz yang membeli saham PSIS Semarang. Harusnya fokus membawa Persela kembali ke Liga 1,” ujarnya.



















































