Gembleng Kompetensi AI bagi ASN, Pemkot Tangsel Ingin Transformasi Pelayanan Publik

6 hours ago 19

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tangsel, TB Asep Nurdin. Foto: Pemkot Tangsel

jpnn.com, CIPUTAT - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus bergerak aktif dalam memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) agar mampu bersikap adaptif dan kompetitif di era disrupsi digital.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan workshop bertajuk "AI Empowerment for Government: Breaking the Limits, Mengakselerasi Kinerja ASN Masa Kini dengan Artificial Intelligence" yang digelar di Ciputat, Tangsel, Senin, 15 Juni 2026.

Acara tersebut diikuti oleh puluhan aparatur negara dari berbagai elemen strategis, mulai dari analis kebijakan, perencana, hingga pelaksana teknis yang mewakili seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, hingga pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di lingkungan Pemkot Tangsel. Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, Pemkot Tangsel menghadirkan pakar teknologi informasi terkemuka Indonesia Prof. Onno W. Purbo.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan transformasi teknologi yang masif saat ini memaksa sektor birokrasi untuk menanggalkan cara-cara konvensional. Pemerintah daerah dituntut merespons ekspektasi publik yang kian tinggi terhadap efisiensi layanan.

"Sekarang dunia sudah berubah, teknologi juga berkembang sangat cepat. Jadi, kita yang juga harus berubah dan menyesuaikan diri. Maka dari itu, Pak Wali minta seluruh ASN dari semua OPD bisa memahami dan memanfaatkan kecerdasan buatan ini secara tepat," ungkap Benyamin yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel TB Asep Nurdin di Ciputat, Selasa, 16 Juni 2026.

TB Asep Nurdin pun memaparkan tantangan nyata serta peta jalan implementasi kecerdasan buatan di lingkungan pemerintahan kota.

“Pak Wali Kota berpesan bahwa AI bukan lagi pilihan masa depan, melainkan kebutuhan mendesak hari ini. Selain itu peran Diskominfo bukan sekadar menyediakan infrastruktur siber, melainkan memastikan ada lompatan budaya kerja (cultural shift) di tubuh birokrasi kita. Kehadiran Prof. Onno W. Purbo di sini menjadi jembatan agar ASN kita tidak gagap memanfaatkan instrumen AI untuk mempercepat administrasi dan pelayanan," ujar Asep.

TB Asep Nurdin memaparkan dalam konteks pelayanan langsung ke masyarakat, adopsi AI di sektor pemerintahan akan dioptimalkan ke dalam beberapa fungsi taktis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan publik sehari-hari.

Pemkot Tangsel terus bergerak aktif dalam memperkuat kapasitas ASN agar mampu bersikap adaptif dan kompetitif di era disrupsi digital.

Read Entire Article
| | | |