jateng.jpnn.com, SEMARANG - Arus kendaraan menuju Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Kota Semarang, Jawa Tengah pada H-4 atau empat hari sebelum Lebaran masih terpantau lancar menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.
Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang Nasrullah mengatakan berdasarkan pantauan terbaru, arus kendaraan yang mengarah ke Semarang belum mengalami kepadatan signifikan.
“Kalau kami lihat dari pantauan di Gerbang Tol Kalikangkung hari ini, arus mudik menuju Semarang masih lancar. Data terakhir per 16 Maret, jumlah kendaraan yang masuk ke Semarang mencapai sekitar 30.000 kendaraan,” ujar Nasrullah di GT Kalikangkung, Selasa (17/3).
Dia memperkirakan volume kendaraan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026, dengan jumlah kendaraan harian yang melintas mencapai 68.900 unit.
Secara akumulatif, jumlah kendaraan yang melintas menuju Semarang melalui GT Kalikangkung sejak H-10 hingga H-5 Lebaran telah mencapai sekitar 155.000 kendaraan.
Terkait rekayasa lalu lintas, Nasrullah menyebut pihaknya masih menunggu instruksi resmi dari kepolisian. Berdasarkan informasi dari Korps Lalu Lintas Polri, skema satu arah atau one way kemungkinan akan diberlakukan secara bertahap ke arah timur.
Menurutnya, berbagai aspek layanan telah dipersiapkan guna mendukung kelancaran arus mudik, mulai dari layanan transaksi, layanan lalu lintas, preservasi jalan, hingga optimalisasi fasilitas di rest area.
“Namun, untuk pelaksanaannya kami masih menunggu instruksi dari kepolisian. Kami dari pengelola tol fokus pada kesiapan prasarana, sarana, dan petugas di lapangan,” ujarnya. (ink/jpnn)

















































