jateng.jpnn.com, DEMAK - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan kebutuhan dasar warga terdampak banjir di Kabupaten Demak tetap terpenuhi selama masa pengungsian.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan hal itu saat meninjau langsung lokasi pengungsian di Kantor Kecamatan Guntur, Sabtu.
“Layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, bahan pokok, dan makanan harus terpenuhi. Tidak boleh ada yang terlewat,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Luthfi melihat langsung kondisi pengungsi yang menempati ruang utama gedung hingga teras kantor kecamatan. Sebagian warga tampak beristirahat di atas alas darurat sambil menunggu kondisi rumah mereka membaik.
Banjir yang terjadi akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang pada Jumat (3/4) berdampak pada delapan desa di empat kecamatan, yakni Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung.
Sebanyak 2.839 warga terpaksa mengungsi akibat bencana tersebut.
Pemprov Jateng pun telah menggelontorkan bantuan senilai Rp236.985.411 yang berasal dari berbagai instansi, seperti BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, hingga PMI.
Selain menyerahkan bantuan, Luthfi juga berdialog dengan warga untuk memastikan kondisi mereka.

















































