jpnn.com, JAKARTA - Perum Perhutani memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2026 dengan mengusung tema "Menumbuhkan Cinta Menanam Sejak Anak Usia Dini" di TK Tunas Rimba Bumijawa, Kabupaten Tegal, Rabu (29/07).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perhutani, Srikandi Perhutani, dan Yayasan Taruna Rimba Perhutani (YTRP) sebagai wujud komitmen BUMN dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Perhutani menyalurkan 100 paket Alat Tulis Sekolah (ATS), 1 paket Alat Peraga Edukatif (APE) dan dana bantuan pengembangan fasilitas pendidikan sebesar Rp 11 Juta untuk TK Tunas Rimba I Kebonharjo, TK Tunas Rimba III Banyuurip Randublatung, TK Tunas Rimba II Rejuno Saradan, dan TK Tunas Rimba II Besowo Kediri.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ketua YTRP Judya Paramita bersama Ketua Srikandi Perhutani Dr. Citasari Hendrasetiafitri, Kepala Departemen TJSL Perhutani Meta Vidiani, serta Wakil Ketua YTRP Cabang Jawa Tengah Eli A. Fajar Agung Susetyo kepada siswa-siswi dan Kepala Sekolah TK Tunas Rimba Bumijawa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut pengurus YTRP Cabang Divisi Regional Jawa Tengah dan para tamu undangan.
Di tempat terpisah, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Perum Perhutani, Sandy Mukhlisin, menyampaikan bahwa Peringatan HAN 2026 menjadi momentum untuk menanamkan nilai bahwa setiap pohon yang ditanam hari ini adalah harapan bagi masa depan.
Ketika anak-anak belajar mencintai hutan, mereka juga belajar menjaga kehidupan.
Sejalan dengan komitmen Perhutani dalam mengelola hutan secara lestari, gerakan menanam sejak usia dini diharapkan mampu melahirkan generasi yang mencintai alam, menjaga kelestarian hutan, serta mewujudkan Indonesia yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.






















































