jpnn.com, PEKANBARU - Dampak bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak awal pekan ini memicu gejolak harga pangan di sejumlah daerah, termasuk Riau.
Gangguan distribusi akibat terputusnya jalur logistik membuat harga komoditas pokok di Pekanbaru melonjak tajam, terutama cabai merah.
Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional tercatat menembus Rp 180.000 per kilogram, jauh di atas harga normal. Kondisi ini menjadi pukulan berat bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga.
“Hari ini harga bahan dapur naik. Cabai merah yang dari Sumbar sampai Rp 180 ribu per kilogram,” ujar Elise Citrawati, warga Panam, Pekanbaru, Sabtu (29/11).
Kenaikan tersebut terjadi karena tingginya ketergantungan Riau pada pasokan cabai dari Sumbar dan Sumut.
Distribusi dari dua daerah tersebut terganggu parah akibat bencana, sehingga suplai terhambat dan harga meroket.
Tidak hanya cabai, sejumlah komoditas lain seperti telur ayam juga ikut naik.
Harga telur kini mencapai Rp 56.000 per papan, dari sebelumnya Rp 52.000. Namun, kenaikan itu dinilai tidak sedrastis cabai.








.jpeg)













































