Harga LPG Naik, Dedi Mulyadi Minta Warga Pakai Kayu Bakar

1 hour ago 7

Selasa, 21 April 2026 – 15:45 WIB

Harga LPG Naik, Dedi Mulyadi Minta Warga Pakai Kayu Bakar - JPNN.com Jabar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Soreang, Senin (20/4/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengusulkan kepada masyarakat untuk menggunakan bahan bakar alternatif sebagai langkah merespons kenaikan harga LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram.

Energi alternatif yang dimaksud adalah kayu bakar hingga mengubah kotoran sapi menjadi biogas.

"Kita di daerah mendorong untuk masyarakat menggunakan energi yang lainnya, bukan hanya menggunakan LPG, tapi juga bisa menggunakan misalnya, di daerah perkampungan, banyak kayu bakar, pakai kayu bakar," kata Dedi di Bandung, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, masyarakat harus bisa inovatif dalam memaksimalkan sumber energi yang tersedia, tidak hanya mengandalkan LPG yang harganya bisa naik.

"Jadi, memang kita harus berusaha menyesuaikan dengan tingkat kemampuan kebutuhan kita, dan saya meyakini warga Indonesia ini warga yang inovatif dan cerdas," ucapnya.

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga LPG nonsubsidi ukuran 12 kilogram menjadi Rp 228 ribu atau naik 18,75 persen. Sementara itu, harga LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kilogram naik menjadi Rp 107 ribu. (mcr27/jpnn)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta masyarakat untuk memanfaatkan energi alternatif seperti kayu bakar dan biogas di tengah kenaikan harga LPG nonsubsidi.

Redaktur : Ridwan Abdul Malik
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |