Hariqo: Lembaga Zakat Perlu Perkuat Strategi Hadapi Disinformasi Global

5 hours ago 15

 Lembaga Zakat Perlu Perkuat Strategi Hadapi Disinformasi Global

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Hariqo Wibawa Satria. Foto: Baznas

jpnn.com, JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Hariqo Wibawa Satria, menilai Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah memiliki peta komunikasi yang jelas dalam menghadapi tantangan global, khususnya terkait maraknya disinformasi dan misinformasi.

Menurut Hariqo, isu disinformasi kini menjadi ancaman utama dunia sebagaimana tercermin dalam Laporan Risiko Global 2025.

Dia menggambarkan penyebaran berita bohong jauh lebih cepat dibandingkan upaya klarifikasinya.

“Berita bohong sudah keliling dunia sedangkan pelurusannya baru pakai sepatu. Karena itu, upaya Baznas menjawab tantangan ini lewat pertemuan rutin dengan wartawan, menerima kritik, dan menampilkan para penerima manfaat patut diapresiasi,” ujar Hariqo.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Z-Talk bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia Melalui Media Massa & Silaturahmi Forum Matraman” yang digelar di Jakarta Timur, baru-baru ini.

Hariqo menilai langkah Baznas dalam memperkuat komunikasi publik, termasuk melalui literasi zakat dan pelibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan, menjadi strategi penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Dia juga menekankan pentingnya meluruskan berbagai informasi keliru yang beredar di masyarakat, khususnya terkait pengelolaan dan penyaluran dana zakat yang kerap disalahpahami.

Selain itu, transparansi dan publikasi yang kuat dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Hariqo menilai lembaga zakat harus perkuat komunikasi hadapi disinformasi dan bangun kepercayaan publik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |